Saat beroperasi penuh nanti, sekolah ini diproyeksikan mampu menampung lebih dari 1.000 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

“Gedung ini bisa menampung lebih dari 1.000 siswa termasuk di dalamnya ada asrama untuk guru, fasilitas olahraga, fasilitas ekstrakurikuler, laboratorium dan perpustakaan yang semuanya menjadi bagian dari dukungan proses pembelajaran,” jelas Gus Ipul.

Tahun Pertama Terima 300 Siswa

Penerimaan peserta didik akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama, sekolah ini akan menerima sekitar 300 siswa yang terdiri dari 100 siswa SD, 100 siswa SMP, dan 100 siswa SMA.

Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga kapasitas penuh tercapai pada tahun 2028.

“Setiap tahun kita menerima sekitar 300 siswa. Dalam tiga tahun ke depan kapasitas sekolah akan terisi penuh,” ungkapnya.

Seleksi siswa akan difokuskan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem berdasarkan data kesejahteraan sosial yang telah diverifikasi pemerintah.

Gubernur NTT Siap Kawal hingga Tuntas

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat agar target operasional Juli 2026 dapat tercapai.

“Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, kami akan terus mengawal proses pembangunan yang sekarang sudah mencapai 75 persen agar segera mencapai 100 persen dan bisa beroperasi sesuai target,” kata Melki.