Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Sudah dijelaskan semua dalam raker terkait apa yang harus dikerjakan,” katanya.
Selain menyusun strategi politik, PAN NTT juga melakukan restrukturisasi kepengurusan dan keanggotaan partai. Langkah ini dilakukan karena terdapat sejumlah kader yang sudah tidak aktif akibat pekerjaan, kondisi kesehatan maupun meninggal dunia.
“Jadi ada perubahan susunan kepengurusan yang diatur dalam peraturan partai,” ungkapnya.
Marthen menegaskan, PAN kini menargetkan capaian politik yang lebih besar melalui gerakan “PAN Pelor 2029”. Target tersebut mencakup perolehan dua kursi DPR RI dari dua daerah pemilihan di NTT, sembilan kursi DPRD Provinsi NTT, serta minimal satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan kabupaten/kota se-NTT.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN NTT, Jane Natalia Suryanto menilai Rakerwil I menjadi momentum membangun semangat baru kader PAN untuk tetap berpihak kepada masyarakat.
Ia mengatakan, PAN juga diarahkan sebagai partai pendukung pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Namun, dukungan tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami membantu sebisa kemampuan kami. Tapi partai bukan eksekutor kebijakan, yang menjalankan tentu kepala daerah. Karena itu kader PAN di DPRD harus benar-benar hadir dan terlibat bersama masyarakat,” pungkasnya. (rnc04)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan