Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Pemerintah mulai memperluas uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 42 kabupaten/kota di Indonesia secara bertahap mulai Juni 2026. Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga masuk dalam program transformasi digital tersebut.
Melalui sistem baru ini, penyaluran bansos diharapkan menjadi lebih tepat sasaran, transparan, aman, dan mudah ditelusuri oleh masyarakat maupun pemerintah.
Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Mira Tayyiba, mengatakan digitalisasi bansos bukan hanya soal pembangunan aplikasi, tetapi penguatan ekosistem layanan publik lintas instansi yang saling terintegrasi.
Menurutnya, sistem ini dirancang berbasis data dengan standar keamanan tinggi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Target akhirnya sederhana namun sangat penting, masyarakat yang memang berhak tidak boleh terlewat, sementara yang sudah tidak memenuhi kriteria sudah tidak dapat menerima bantuan,” ujar Mira dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).
NTT jadi Bagian Transformasi Digital Nasional
Masuknya wilayah NTT dalam proyek digitalisasi bansos dinilai penting mengingat tantangan geografis dan distribusi bantuan di daerah kepulauan masih cukup kompleks.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan