Menurutnya, transformasi tersebut menjadikan bisnis transportasi digital sebagai salah satu sektor ekonomi yang memiliki prospek besar di masa depan.

Ia menilai keberhasilan platform seperti Gojek yang kini menjadi bagian dari Grup GoTo serta Grab menunjukkan bahwa model bisnis berbasis teknologi mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang luas dan berkelanjutan.

“Gurita bisnis transportasi roda empat dan roda dua telah bertransformasi menjadi ekosistem besar yang mengintegrasikan layanan mobilitas dengan sektor otomotif, logistik, dan finansial. Ini merupakan peluang yang harus dimanfaatkan pemerintah,” katanya.

Pemerintah Diminta Terlibat dalam Pengelolaan

Lebih lanjut, Sandri berpendapat bahwa kepemilikan saham oleh Danantara seharusnya menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan bisnis transportasi digital nasional.

Menurutnya, pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai skema, mulai dari pengelolaan melalui holding BUMN hingga pembentukan badan usaha milik negara baru yang fokus pada sektor transportasi digital.

Ia mencontohkan perusahaan BUMN seperti DAMRI yang dinilai memiliki pengalaman di sektor transportasi dan berpotensi menjadi bagian dari pengembangan ekosistem transportasi berbasis digital.