Ia menyebut lahan yang tersedia memiliki dimensi panjang mencapai 1.728 meter, sehingga cukup memadai untuk pembangunan runway pesawat komersial menengah.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan kawasan inti bandara seluas 67,86 hektare yang dinilai mampu mendukung pengembangan area keselamatan penerbangan dan terminal penumpang di masa mendatang.

“Lokasi ini sangat representatif untuk operasional penerbangan dan pengembangan bandar udara ke depan,” jelas Cecep Kurniawan.

Bupati Krisman: Administrasi Sudah Lengkap

Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi pembangunan Bandara Eilode telah disiapkan secara lengkap oleh pemerintah daerah.

Ia berharap kunjungan kerja tersebut dapat mempercepat proses pembangunan bandara yang dinilai sangat penting bagi masyarakat Sabu Raijua sebagai daerah kepulauan dan wilayah 3T.

“Kami berharap pembangunan Bandara Eilode bisa segera dipercepat karena seluruh administrasi sudah siap,” kata Krisman.

Menurutnya, kehadiran bandara baru akan membuka akses transportasi yang lebih baik, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di Kabupaten Sabu Raijua.