Polisi juga berkoordinasi dengan tim medis dari Pustu Desa Tesbatan 1 untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi korban ke rumah duka.

Hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, Maria Sinta Bhara, menunjukkan adanya luka bakar pada kedua telapak tangan, serta pada bagian lutut dan betis kiri korban.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dipastikan meninggal dunia akibat sengatan listrik tegangan tinggi.

Iklan

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut disampaikan oleh paman korban, Melkisedek Saebesi.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka di Desa Tesbatan 1 untuk disemayamkan. Sementara itu, jadwal pemakaman masih menunggu kesepakatan keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap jaringan listrik, terutama saat beraktivitas di sekitar kabel tegangan tinggi. (*/rnc)