“GAMKI harus menjadi penggerak petani milenial dan mampu mendekatkan sektor pertanian dengan kaum muda. Tantangan kita hari ini adalah bagaimana mengubah mindset generasi muda terhadap pertanian, karena persoalan utama kita ke depan adalah pangan,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, GAMKI Kabupaten Kupang akan melakukan identifikasi dan inventarisasi anak muda yang memiliki minat di bidang pertanian untuk terlibat langsung dalam program Kebun GAMKI.

“Program ini harus segera dimulai. Kami yakin ada anak-anak muda di Kabupaten Kupang yang memiliki minat besar di sektor pertanian,” pungkas Ary.

Iklan

Melalui inisiatif ini, GAMKI berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda di sektor pertanian. (rnc04)