Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Alam sudah menyediakan banyak potensi di sekitar kita. Tantangannya adalah bagaimana kita mengidentifikasi dan memanfaatkannya secara tepat dan ilmiah,” ujarnya.
Meski telah menghasilkan berbagai inovasi, Muhajirin mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, riset lanjutan terus dilakukan guna memastikan standar mutu dan keamanan terpenuhi.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Universitas Nusa Cendana melalui program hibah penelitian dan penyediaan fasilitas laboratorium yang memadai. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong keberlanjutan riset hingga tahap produksi.
“Undana sangat mendukung melalui hibah kreatif yang memungkinkan kami mengembangkan riset hingga menghasilkan produk nyata,” tambahnya.
Melalui kegiatan Undana Talk, Muhajirin berharap masyarakat dapat melihat bahwa riset di perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada kajian akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan.
Pengembangan produk herbal ini menjadi bukti bahwa potensi alam NTT yang tumbuh di tanah karang dapat diolah menjadi produk unggulan bernilai ekonomi sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

