Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membawa “ego intelektual” saat berada di tengah masyarakat. Ia mendorong peserta KKN untuk aktif mendengar dan belajar dari kearifan lokal.
Mahasiswa diminta hadir sebagai fasilitator yang bekerja bersama masyarakat, bukan sekadar memberikan instruksi tanpa memahami kondisi lapangan.
Komitmen Nol Toleransi Kekerasan Seksual
Selain pembangunan ekonomi dan kesehatan, Undana juga menekankan misi sosial melalui komitmen nol toleransi terhadap kekerasan seksual.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan memberikan edukasi terkait perlindungan perempuan dan anak, serta menciptakan ruang aman di lingkungan masyarakat.
“Jadilah telinga yang mau mendengar, tangan yang siap bekerja, dan hati yang siap mencintai masyarakat,” pesan Rektor.
Sebar ke Tujuh Wilayah di NTT
Usai pelepasan, ratusan mahasiswa tersebut diberangkatkan ke berbagai wilayah di NTT, meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Rote Ndao, Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Ngada.
Kehadiran mahasiswa KKN Undana diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat serta menciptakan dampak berkelanjutan bagi pembangunan daerah. (*/rnc)
