Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali memperkuat kapasitas akademiknya dengan mengukuhkan tiga guru besar baru dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Grha Cendana, Kupang, Rabu (8/4/2026).

Dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar di Undana kini mencapai 79 orang. Rektor Undana menyebut capaian tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat “Benteng Akademik” kampus di tengah tantangan global.

Tiga profesor yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Linda W. Fanggidae, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Arsitektur dan Perilaku, Prof. Dr. Drs. Wiliam Djani, M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Reformasi Kebijakan Pembangunan Kesehatan, serta Prof. Zakaria Seba Ngara, Ph.D. sebagai Guru Besar Bidang Fisika Material.

Iklan

Peran Guru Besar di Era AI

Dalam sambutannya, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyoroti perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin memengaruhi dunia pendidikan.

Ia mengakui bahwa banyak mahasiswa saat ini cenderung mengandalkan AI sebagai sumber informasi dibandingkan berdiskusi langsung dengan dosen.

“AI mungkin unggul dalam mengolah data, tetapi guru besar memiliki sesuatu yang tidak dimiliki teknologi, yakni hati nurani, emosi, dan kepekaan lokal,” ujar Prof. Jefri.