Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2026, PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) menggelar kegiatan penanaman bibit kopi di sekitar area Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria, Desa Sokoria, Kabupaten Ende, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung tema Hari Bumi tahun ini, yakni “Our Power, Our Planet”, dengan mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) PLTP Sokoria, Syamsul Muis, mengatakan bahwa PT SGI tidak hanya berfokus pada penyediaan energi bersih, tetapi juga berupaya menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah operasionalnya.
“Sejalan dengan tema Hari Bumi Sedunia 2026, PT SGI tak hanya menyalurkan energi bersih bagi masyarakat di Kabupaten Ende, tetapi juga turut menjaga lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi melalui program penanaman kopi ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, karyawan dan mitra kerja PT SGI menanam bibit kopi Arabika unggulan jenis Ateng Super yang berasal dari Aceh Utara. Penanaman dilakukan di sembilan titik di sekitar area PLTP Sokoria.
Kopi dipilih sebagai tanaman konservasi karena memiliki sistem perakaran yang kuat, sehingga mampu mengurangi risiko erosi, meningkatkan daya serap air, serta berkontribusi dalam penyerapan karbon.
Selain manfaat ekologis, tanaman kopi juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan kondisi tanah dan lanskap Desa Sokoria yang mendukung, pengembangan kopi diharapkan dapat menjadi komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat.
Sebagai tindak lanjut, PT SGI akan menjalankan program perawatan tanaman secara berkelanjutan. Program tersebut meliputi pendangiran, pengendalian gulma, pemupukan, serta pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala guna memastikan keberhasilan penanaman.
Melalui inisiatif ini, PT SGI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060. (rnc16)
