Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Karena itu, Sekda berharap seluruh peserta sosialisasi dapat memberikan masukan konstruktif berbasis data guna mendukung keberhasilan program.
Target Program Berbasis Kolaborasi
Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait konservasi pesisir, memperkuat dukungan dari berbagai pihak, serta mengidentifikasi peran masing-masing stakeholder dalam pengelolaan kawasan konservasi.
Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
Program Dilaksanakan di Dua Desa
Sementara itu, Koordinator Bengkel APEK, Thersia Ratu Nubi, menjelaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat ini akan difokuskan di Desa Erbaun dan Desa Merbaun, Kabupaten Kupang.
Ia menyebut Bengkel APEK telah menjalin kerja sama dengan Konservasi Indonesia untuk mendukung implementasi program tersebut.
“Untuk pelaksanaan program ini, kami membutuhkan dukungan dari semua pihak. Wilayah perairan Kabupaten Kupang sangat luas dan memiliki potensi besar untuk dikelola bersama,” ujarnya.
Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir
Thersia menambahkan bahwa potensi di kedua desa tersebut sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan program.
