Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, AKP R. Ade Triken Deayomi, menjelaskan bahwa rute pawai dimulai dari Bundaran Tirosa dan melintasi sejumlah jalan utama di Kota Kupang, seperti kawasan Polresta, Ruko Oebobo, Jalan Frans Seda, Bundaran Gubernur, Jalan El Tari, Simpang Hero, Simpang Polda NTT, hingga Jalan Sudirman (Kuanino), sebelum berakhir di Gereja Jemaat Kota Kupang.

Sejumlah pengalihan arus diberlakukan, di antaranya di Jalan Frans Seda, Bundaran Tirosa, kawasan TDM, dan Simpang Hero yang akan ditutup sementara.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas secara maksimal agar kegiatan pawai berjalan tertib dan kondusif,” ujar AKP Ade.

Iklan

Satlantas mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas, tidak memarkir kendaraan di sepanjang rute pawai, serta mengutamakan keselamatan berkendara.

Selain itu, masyarakat diminta memprioritaskan peserta pawai demi kelancaran kegiatan.

Momentum Paskah ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ajang memperkuat kebersamaan dan menjaga kedamaian di Kota Kupang.

“Dengan tertib berlalu lintas dan saling menghargai, kita dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh makna bagi semua,” tutup AKP Ade. (*/rnc)