Ba’a, RakyatNTT.ID Kabupaten Rote Ndao merayakan Paskah 2026 dengan penuh kemeriahan melalui Pawai Paskah dan Pembangunan yang digelar Pemerintah Daerah bersama GMIT, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini sukses menyatukan ribuan masyarakat dalam suasana kebersamaan dan sukacita.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, didampingi Ketua DPRD Alfred Saudila, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, Sekda Jonas M. Selly, serta Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono bersama jajaran Forkopimda lainnya.

Turut hadir Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th, para pendeta GMIT se-Rote Ndao, serta perwakilan denominasi gereja lainnya. Sebanyak 111 kontingen ambil bagian dalam pawai yang berlangsung meriah tersebut.

Pawai diawali dengan pelepasan balon warna-warni dan pengibaran bendera start oleh Bupati Paulus Henuk bersama Ketua Majelis Sinode GMIT sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Beragam atraksi memukau ditampilkan, mulai dari drum band pelajar, tarian adat, atraksi olahraga, kendaraan hias dari instansi dan BUMN, hingga penampilan Relawan Usman Husin yang turut menyemarakkan suasana. Tak hanya itu, drama kolosal yang menggambarkan perjalanan iman Yesus Kristus, mulai dari penyaliban hingga kenaikan ke surga, menjadi salah satu daya tarik utama.

Momen paling mengesankan terlihat saat Bupati bersama pimpinan daerah dan tokoh gereja turut memanggul salib raksasa berwarna kuning keemasan sepanjang sekitar 15 meter yang dibawa oleh puluhan pemuda GMIT Klasis Lobalain.

Selain itu, masyarakat juga disuguhkan dengan penampilan yang mengangkat sejarah masuknya gereja pertama di Rote Ndao, yang memperdalam makna spiritual perayaan Paskah.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk merefleksikan makna pengorbanan Yesus Kristus dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga ketertiban selama pawai berlangsung serta menghargai pengguna jalan lainnya agar kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi, baik Pemerintah Daerah, GMIT, maupun seluruh denominasi gereja. Kebersamaan ini diharapkan semakin memperkuat persaudaraan dan menghadirkan damai sejahtera di tengah masyarakat,” ujar Paulus Henuk.

Perayaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Rote Ndao yang diperingati pada 10 April 2026.

Sementara itu, untuk menjamin keamanan kegiatan, Polres Rote Ndao menerjunkan 60 personel yang disebar di sepanjang rute pawai, mulai dari titik start di depan Mapolres hingga finis di Kantor Bupati Rote Ndao, termasuk di sejumlah titik rawan kemacetan.

Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Seputra, menyampaikan bahwa pengamanan juga dilakukan di persimpangan strategis seperti Busalangga dan pertigaan Utomo, serta pengalihan arus lalu lintas di beberapa titik.

“Kami menurunkan 60 personel untuk memastikan kegiatan pawai berjalan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mendukung dengan memprioritaskan peserta pawai selama penggunaan jalan,” jelasnya.

Dengan kolaborasi berbagai pihak dan antusiasme masyarakat, Pawai Paskah dan Pembangunan 2026 di Rote Ndao berlangsung sukses, aman, dan penuh makna. (rnc12)