Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurut Robby, kondisi ini sangat merugikan daerah mengingat besarnya anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan gedung serta pengadaan mesin di sentra IKM tersebut. Tidak beroperasinya fasilitas tersebut otomatis menghilangkan potensi pendapatan asli daerah yang seharusnya dapat mendukung perekonomian Kota Kupang.
Meski tidak mengikuti seluruh rangkaian peninjauan hingga selesai, ia menegaskan bahwa temuan utama Pansus adalah adanya kegagalan dalam pengelolaan aset daerah. Karena itu, ia mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen Sentra IKM Garam Beryodium.
“Intinya tidak beroperasi sehingga tidak ada pendapatan untuk daerah. Sangat disayangkan anggaran besar sudah digunakan, tapi manfaatnya tidak ada. Harus segera dicari solusi agar aset ini tidak sia-sia,” pungkasnya. (rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

