Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kalau KUR yang lewat bank-bank itu kan, saya bayar bunga sampai 18 persen. Uangnya hilang setiap tahun Rp40 triliun. Jadi anggaran saya nggak bertambah, tapi dia meminjamkan sebagai dana bergulir, dengan bunga murah,” jelasnya.
Ia memproyeksikan, jika kebijakan ini berjalan konsisten selama empat hingga lima tahun, PNM dapat memiliki permodalan hingga Rp200 triliun. Dengan kapasitas tersebut, PNM diyakini mampu berkembang menjadi bank besar yang fokus pada pembiayaan UMKM.
Dalam jangka panjang, pemerintah juga menyiapkan pengembangan ekosistem terpadu untuk mendukung UMKM, tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha.
“Nanti kita rubah itu menjadi bank UMKM, dan saya bangun ekosistem yang mendukung, mulai dari penasehat, pelatihan, pemasaran, hingga penjamin kredit,” kata Purbaya.
Meski demikian, proses negosiasi antara Kementerian Keuangan dan Danantara masih berlangsung. Purbaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan sinyal dukungan terhadap rencana tersebut.
“Saya sudah lapor ke Presiden, dia bilang, kalau bagus jalankan saja. Tapi kita masih berunding dengan Danantara,” ujarnya. (*/rnc)
