Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Bank Indonesia sebelumnya memproyeksikan Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 akan tumbuh 6,9% (yoy), didorong oleh peningkatan konsumsi selama periode Ramadan dan persiapan Idulfitri.
Meski data domestik menunjukkan tren penguatan daya beli pada sektor sandang dan perlengkapan rumah tangga, sentimen positif tersebut tampaknya tertutup oleh awan mendung geopolitik global. Investor kini mencermati apakah kekuatan konsumsi rumah tangga Indonesia mampu menahan tekanan eksternal jika konflik di Timur Tengah terus berkepanjangan. (*/rnc)
