Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Harga emas dunia mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (14/4/2026) atau Rabu dini hari WIB, didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap kelanjutan negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip Reuters, seluruh sektor logam mulia ditutup di zona hijau. Emas spot melonjak 2 persen ke level 4.831,78 dolar AS per ons, sementara emas berjangka AS menguat 1,7 persen menjadi 4.850,10 dolar AS per ons.
Kenaikan paling tajam terjadi pada perak yang melesat 5,2 persen ke posisi 79,48 dolar AS per ons. Sementara itu, platinum dan paladium masing-masing naik 1,3 persen dan 0,7 persen.
Sentimen positif pasar dipicu oleh pernyataan Presiden AS terkait potensi pertemuan lanjutan dengan Iran yang direncanakan berlangsung di Pakistan. Perkembangan diplomasi ini meredakan kekhawatiran investor yang sebelumnya meningkat akibat ketegangan geopolitik, termasuk isu blokade pelabuhan Iran.
Selain itu, pelemahan dolar AS turut mendorong kenaikan harga emas. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain sehingga meningkatkan permintaan global.
Turunnya harga minyak dunia juga berperan dalam meredakan ekspektasi inflasi yang sebelumnya tinggi. Hal ini membuat investor kembali melirik aset safe haven seperti emas dan logam mulia lainnya.
