oleh: Robert Kadang

Sudah tersebar kemana-mana. Terpisah oleh waktu dan ruang. Mereka yang pernah jadi pengurus maupun sebagai anggota Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Jemaat Siporannu, di Kota Makassar. Jarang ketemuan. Pun kalo bertemu, paling “say hello” lalu “say goodbye”. Beta sendiri tidak jelas keanggotaannya. Walau sempat menggagas beberapa kegiatan lingkup PPGT Siporannu, label sebagai “anggota pasif” pantas disematkan.

Tapi, nama sejumlah teman masih familiar di memori. Tak lekang oleh waktu. Salah satunya Gustaf Kadenganan. Bersama Utta, sapaan karibnya, kami pernah membentuk tim kecil bernama “Yesphis”. Kami buat lomba nyanyi di internal PPGT Siporannu, tahun 2000 silam. Ah…, moment itu masih jelas diingatan. Tak kan terlupakan.

Iklan

Lalu, saya melihat cuitan Utta di platform WhatsApp Alumni PPGT Siporannu. Dia berceloteh punya kerinduan untuk ketemuan. Ajangnya bertajuk: Reuni Akbar. “teman-teman alumni PPGT Siporannu, ada kerinduan dari saya sejak dulu untuk melaksanakan REUNI AKBAR. Tolong masukannya, trims,” tulisnya.

Lantas, apa yang melatari Utta untuk rindu ketemuan? Sosok yang malang melintang bersama gitar tuanya itu mengatakan, dia punya kerinduan yang sangat besar untuk menggelar kegiatan tersebut. “Sebagai sesama mantan pengurus dan anggota purna bakti yang tersebar di berbagai pelosok tanah air, dan adik adik pengurus/anggota PPGT Siporannu yang saat ini memegang kendali organisasi, BESAR kerinduan saya untuk mengadakan reuni akbar ini,” tandasnya dalam obrolan kami, belum lama ini.

“Mungkin kita tidak mengenal satu sama lain. Mungkin hanya saling mengenal nama, namun tanpa tatap muka, karena perbedaan usia, waktu, dan tempat, tapi dimungkinkan untuk saling menyapa saudara, dalam wadah organisasi PPGT Siporannu yang sama kita cintai dan banggakan. Wadah yang menggodok kita menjadi putra putri Kristen Toraja yang teguh. Tangguh dalam iman dan pengharapan kepada Yesus, sang Mesias,” kata Utta.

Demi terselenggaranya kegiatan ini, dia berharap semua pihak di berbagai tempat, khususnya yang berada di perantauan, untuk mengkordinir mantan anggota PPGT Siporannu untuk saling menyampaikan rencana tersebut. “Sebisanya menyertakan nama, tahun keanggotaan, dan nomor WA, untuk menjalin komunikasi,” pesan Utta.

Kegiatan apa saja yang bakal digelar dalam reuni tersebut? “Kita adakan berbagai kegiatan yang ditangani dan diatur oleh panitia, tentunya berdasarkan saran dan masukan yang ada. Mengenai waktu dan tempat pelaksanaan akan dikondisikan, tergantung kesepakatan. Menurut rencana, jika Tuhan berkehendak, akan dilaksanakan tahun ini di Makassar, atau di tanah leluhur, Toraja,” sebutnya.

Dalam waktu dekat, kata Utta, dia menargetkan akan segera membentuk tim kerja. “Diharapkan kepada kita semua, menyodorkan beberapa nama untuk mengkordinir rencana ini. Bersama kita bisa,” pungkasnya optimis. (*)