“Pengamanan di laut menjadi prioritas mengingat potensi risiko lebih besar. Kami pastikan seluruh kegiatan berlangsung dengan standar keselamatan yang ketat,” jelasnya.

Selain sebagai kegiatan keagamaan, Prosesi Paskah Galilea juga dinilai sebagai simbol kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Kupang.

Kapolresta mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk partisipasi umat Muslim yang turut mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Iklan

“Ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga wujud nyata toleransi. Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang terlibat,” tambahnya.

Kapolresta Kupang Kota berharap momentum Paskah dapat semakin memperkuat nilai persaudaraan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“Semoga semangat kebangkitan Yesus Kristus membawa kedamaian dan mempererat kerukunan antarumat beragama di Kota Kupang,” pungkas Kombes Djoko Lestari. (*/rnc)