“Saya pikir kami cukup fleksibel dan akomodatif. Presiden meminta kami datang dengan itikad baik dan berusaha mencapai kesepakatan. Kami sudah melakukannya, namun belum ada kemajuan,” ujarnya.

Dengan belum tercapainya kesepakatan, masa depan negosiasi nuklir antara AS dan Iran masih belum pasti. Dunia kini menanti apakah Teheran akan merespons “penawaran terakhir” tersebut atau ketegangan akan kembali meningkat. (*/rnc)