Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Buenos Aires, RakyatNTT.ID – Di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah, Presiden Argentina Javier Milei resmi menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris. Keputusan ini menjadi langkah tegas Argentina dalam memerangi terorisme sekaligus memperkuat posisinya di kancah geopolitik global.
Penetapan IRGC sebagai organisasi teroris merupakan bagian dari upaya panjang Argentina dalam mengusut dua serangan besar di masa lalu, yakni pengeboman Kedutaan Besar Israel pada 1992 dan serangan terhadap pusat komunitas Yahudi AMIA pada 1994. Kedua insiden tersebut menjadi tragedi teror paling mematikan dalam sejarah negara itu.
Kantor Presiden Argentina menyebut serangan tersebut dilakukan oleh sayap operasional IRGC di kawasan tersebut, yakni kelompok Hizbullah.
“Dua serangan teroris paling serius dalam sejarah, yang dilakukan pada tahun 1990-an oleh sayap operasional IRGC di wilayah tersebut, yaitu organisasi Hizbullah,” demikian pernyataan resmi pemerintah Argentina, dikutip dari The Jerusalem Post, Jumat (3/4/2026).
Dengan penetapan ini, Argentina secara otomatis memberlakukan sanksi finansial serta pembatasan operasional terhadap pihak-pihak yang terkait. Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah potensi penyalahgunaan sistem keuangan nasional oleh jaringan teroris.
