Ia juga menekankan pentingnya kader PKB untuk berkembang menjadi pemimpin dan negarawan yang siap mengelola negara secara bertanggung jawab demi kesejahteraan rakyat.

Usai Muscab, Febriari Gah menjelaskan bahwa keenam kandidat akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap pertama di tingkat DPW. Dari hasil tersebut, akan dipilih tiga nama untuk mengikuti UKK tahap kedua di DPP PKB.

“Hasil akhir dari DPP akan menentukan Ketua terpilih yang rencananya dilantik pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PKB,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua demisioner PKB Alor, Paulus Brikmar, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar forum pemilihan ketua, tetapi juga momentum refleksi perjalanan partai untuk lima tahun ke depan.

Ia menyebutkan, pada Pemilu 2024 PKB berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh empat kursi DPRD dari empat daerah pemilihan. Untuk Pemilu 2029, PKB menargetkan tambahan satu kursi dari dapil yang belum terisi.

Brikmar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus yang telah menerima laporan pertanggungjawabannya selama masa jabatan.

Muscab berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan, tanpa gejolak politik yang berarti. Hal ini turut diapresiasi oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, yang hadir mewakili pemerintah daerah.