Dana tersebut digunakan untuk mendanai 492 judul penelitian serta 447 kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan peneliti di lingkungan kampus.

Program Guru Besar Berdampak menjadi salah satu strategi utama universitas untuk memastikan hasil riset dapat diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.

Delapan Wilayah Sasaran Program

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana telah menetapkan delapan wilayah sasaran utama, yaitu:

  • Pemerintah Provinsi NTT
  • Kota Kupang
  • Kabupaten Kupang
  • Timor Tengah Selatan (TTS)
  • Rote Ndao
  • Sumba Timur
  • Sumba Tengah
  • Ngada

Setiap wilayah akan memperoleh dukungan anggaran minimal Rp1 miliar, sementara setiap kelompok guru besar akan mengelola sekitar Rp100 juta untuk operasional kegiatan intervensi di lapangan.

Fokus Intervensi Pembangunan Daerah

Program ini difokuskan untuk menjawab sejumlah persoalan strategis di NTT, antara lain:

  • Penanganan kemiskinan ekstrem
  • Percepatan penurunan stunting
  • Penguatan ketahanan pangan lokal
  • Peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan
  • Perbaikan tata kelola keuangan daerah

Melalui pendekatan ini, Undana berharap hasil riset akademik dapat langsung berkontribusi pada pembangunan daerah.

Dorongan Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Ketua Senat Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D., menilai program ini sangat strategis, namun ia mengingatkan pentingnya kolaborasi pendanaan dengan pemerintah daerah.