Maumere, RakyatNTT.ID Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat, Paulus Lobo, S.Fil, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 di daerah pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kabupaten Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo.

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi politisi Partai Perindo itu untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat akar rumput.

Selain menjadi agenda konstitusional sebagai wakil rakyat, kegiatan tersebut juga bertepatan dengan masa retret rohani dan masa puasa umat Kristiani, sehingga dimaknai sebagai panggilan moral untuk bertindak nyata melayani masyarakat.

Salurkan Bantuan untuk Warga dan Kelompok Tani

Dalam kunjungannya di sejumlah titik di wilayah Dapil 5, Paulus Lobo juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.

Bantuan yang diberikan antara lain berupa material bangunan seperti semen dan seng untuk mendukung pembangunan fasilitas umum, serta bibit hortikultura dan alat kerja bagi kelompok tani.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

“Selain menyerap aspirasi, kami juga menyerahkan bantuan berupa material bangunan seperti semen dan seng serta bibit-bibit hortikultura. Harapannya bantuan ini dapat membantu masyarakat dan mendukung pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan,” ujar Paulus.

Anggota DPRD Provinsi NTT Paulus Lobo, S.Fil menyerahkan bantuan kepada warga saat reses. (Foto: Ist)

Reses Merupakan Amanat Undang-Undang

Paulus Lobo menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban anggota DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD.

Melalui kegiatan tersebut, anggota DPRD diwajibkan turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan melihat kondisi riil di lapangan.

“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu masyarakat secara langsung, berterima kasih atas dukungan politik mereka, sekaligus mendengar berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Ia juga menjelaskan kepada masyarakat mengenai kondisi fiskal daerah serta berbagai kebijakan publik yang sedang berjalan di tingkat nasional maupun daerah.

Aspirasi Infrastruktur hingga Pendidikan PAUD

Dalam dialog bersama warga, Polce Lobo—sapaan akrab Paulus Lobo—menjaring berbagai aspirasi masyarakat lintas sektor.

Beberapa di antaranya terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, perhatian bagi tenaga pendidik nonformal di lembaga PAUD desa, serta dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

Paulus menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses akan dibawa dan diperjuangkan dalam forum resmi di DPRD NTT.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini akan kami bawa dalam pembahasan bersama pemerintah di DPRD NTT agar dapat diperjuangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah, tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan reses dapat terus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihan, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan warga dapat disampaikan secara langsung dan diperjuangkan melalui jalur legislatif yang tepat. (*/rnc)