BI NTT juga telah bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT dalam mendampingi pelaku usaha memperoleh sertifikasi halal.

Sejumlah UMKM bahkan telah berhasil memasarkan produknya melalui NTT Mart, sehingga membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

Dorong Digitalisasi Transaksi QRIS

Dalam upaya mempercepat digitalisasi transaksi, Bank Indonesia juga terus mempromosikan penggunaan QRIS di berbagai sektor ekonomi.

Salah satu agenda yang direncanakan adalah penyelenggaraan QRIS Taputar Kota Kupang pada tahun 2026, yang diharapkan dapat memperluas penggunaan transaksi digital di masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Provinsi NTT Muhammad S. Wongso mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat persaudaraan dalam membangun daerah.

Ia juga menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi NTT dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga diluncurkan QRIS donasi bencana Gunung Lewotobi dengan konsep “Satu QRIS untuk Semua”.

Acara kemudian ditutup dengan pemukulan beduk oleh Gubernur NTT Melkiades Laka Lena bersama Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakso, sebagai tanda dibukanya rangkaian Road to FESyar 2026 sekaligus penutupan SERAMBI NTT 2026.