Menariknya, operasional SPPG akan melibatkan tenaga kerja profesional dari masyarakat lokal. Rekrutmen direncanakan mencakup staf administrasi, akuntan, hingga tenaga ahli gizi setelah pembangunan rampung, yang ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Ende dalam menjalankan fungsi kepolisian yang humanis, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam program kesejahteraan sosial dan ketahanan pangan.

Sementara itu, mewakili Pejabat Bupati Ende, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Ende menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Ende.

Ia mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak luas, khususnya dalam peningkatan gizi anak-anak di Kabupaten Ende.

“Saat ini telah beroperasi 13 SPPG di Kabupaten Ende. Dari target sekitar 92.000 penerima manfaat, kurang lebih 28.000 anak sudah terlayani,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Ende menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dan pembangunan fasilitas oleh Polres Ende menjadi katalis penting dalam memastikan distribusi makanan berjalan efektif dan higienis.