Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam lomba kuliner tersebut, para peserta memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti ikan laut segar dan berbagai jenis umbi-umbian khas daerah.
“Kita menghadirkan bahan lokal seperti ikan laut segar dan umbi-umbian yang tumbuh subur di sini. Harapannya, melalui masakan ini kita bisa memperkenalkan kekayaan kuliner Manggarai Barat kepada lebih banyak orang,” ujar salah satu peserta dari SMPN 2 Kuwus.
Membentuk Generasi Tangguh dan Berkarakter
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, Lapangan Golo Welu menjadi ruang belajar terbuka bagi para pramuka untuk mempererat persahabatan, mengasah keterampilan, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan.
Ketua Kwartir Cabang 2416 Gerakan Pramuka Manggarai Barat, Yovita Dewi Suriany, A.ST., GZ., berharap kegiatan ini mampu memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
“Kita tidak hanya ingin para pramuka membawa pulang medali atau piagam prestasi. Yang lebih penting adalah mereka mendapatkan pengalaman tentang kerja sama, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Perkemahan Hari Baden Powell 2026 merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda Manggarai Barat agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat. (*/rnc)
