Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Nilai-nilai Empat Pilar harus hidup dalam praktik sosial masyarakat, bukan hanya dipahami secara teori,” ujarnya.
Sementara itu, akademisi Universitas Nusa Lontar Rote, Hendrik Riwu Kore, memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya internalisasi nilai kebangsaan, khususnya bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa generasi muda perlu memiliki fondasi kebangsaan yang kuat agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan identitas nasional.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dimoderatori oleh Semy Balukh dari RNC Kupang. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Salah satu peserta, Maria Nusu, mengangkat pertanyaan mengenai peran perempuan dalam menjaga nilai kebangsaan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pertanyaan tersebut mendapat tanggapan langsung dari para narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami konsep Empat Pilar Kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat persatuan, demokrasi, dan keutuhan bangsa Indonesia.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen MPR RI dalam meningkatkan literasi kebangsaan di daerah serta membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. (rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

