Penelitian tersebut akan memetakan tingkat pencemaran pesisir serta menganalisis kesesuaian lahan budidaya guna mengidentifikasi lokasi terbaik untuk pengembangan rumput laut.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan budidaya rumput laut di Kabupaten Kupang dapat berlangsung lebih berkelanjutan, sekaligus mengurangi risiko kerugian ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Dibimbing Dosen Undana

Keberhasilan Fernando juga tidak terlepas dari pendampingan akademik Muhamad Farhan, S.Kel., M.Si., dosen FPKP Undana yang aktif mendorong mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat internasional.

Iklan

Menurut Farhan, Rising Explorer Grant merupakan program hibah riset yang sangat selektif dan diikuti oleh peneliti muda dari berbagai negara.

“Capaian ini bukan hanya soal dana penelitian, tetapi juga akses jejaring global. Fernando kini resmi menjadi bagian dari komunitas ilmuwan dan eksplorator dunia yang tergabung dalam The Explorers Club,” ujarnya.

Dorong Budaya Riset di Undana

Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Undana menyambut prestasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat budaya riset di lingkungan kampus.

Keterlibatan mahasiswa dalam program hibah internasional menunjukkan bahwa inovasi lokal dari NTT memiliki relevansi global, terutama dalam isu pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.