Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Penfui Timur, Kabupaten Kupang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana.
RAT tahun buku 2025 tersebut berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) dan menjadi tonggak awal penguatan kelembagaan koperasi desa di daerah tersebut.
RAT yang digelar di Penfui Timur itu dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTT, Linus Lusi, Camat Kupang Tengah Yuni Padja, serta jajaran pengurus, pengawas, dan anggota koperasi.
Dalam sambutannya, Linus Lusi memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota KDMP Penfui Timur yang dinilai berhasil menjalankan koperasi hingga mampu melaksanakan RAT perdana.
“Ini menunjukkan bahwa koperasi ini sehat dan berpotensi menjadi role model KDMP di NTT, sekaligus penghimpun aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga mendorong peningkatan jumlah anggota koperasi secara signifikan. Jika saat ini jumlah anggota masih sekitar 100 orang, ke depan diharapkan dapat meningkat hingga 4.000 sampai 7.000 anggota, menyesuaikan jumlah penduduk di Desa Penfui Timur.
“Koperasi harus menjadi wadah yang mempermudah akses produksi dan pemasaran bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Linus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara koperasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Desa Penfui Timur sendiri terdapat tiga dapur MBG yang dinilai bisa menjadi mitra strategis koperasi.
Target Ekspansi dan Penguatan Usaha 2026
Ketua KDMP Penfui Timur, Gestianus Sino, mengungkapkan bahwa RAT tersebut juga menetapkan sejumlah target strategis untuk tahun 2026.
Salah satunya adalah pengembangan unit usaha simpan pinjam melalui kemitraan dengan perbankan dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi anggota.
Selain itu, koperasi juga akan memperluas kerja sama untuk mendukung kebutuhan petani, termasuk penyediaan modal, pupuk, pakan ternak, hingga obat-obatan pertanian.
“Kami akan mendata anggota yang memiliki lahan dan usaha, sehingga bisa difasilitasi dengan akses permodalan dan logistik,” jelas Gestianus.
KDMP Penfui Timur juga menargetkan peningkatan jumlah anggota secara besar-besaran pada tahun 2026, dengan dukungan pemerintah kecamatan dan desa.
Dengan jumlah penduduk Penfui Timur yang mencapai lebih dari 7.000 jiwa, koperasi menargetkan seluruh masyarakat dapat menjadi bagian dari keanggotaan.
“Target utama kami adalah menambah anggota hingga mendekati jumlah penduduk. Ini penting untuk memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi,” tegasnya.
Pelaksanaan RAT perdana ini sekaligus menegaskan komitmen KDMP Penfui Timur dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kupang. (rnc04)
