Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Bupati Rote Ndao Paulus Henukh bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 di Kecamatan Pantai Baru dan Kecamatan Rote Tengah, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Rote Ndao Jonas M. Selly, Ketua TBUPP Alfred Zacharias, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Musrenbangcam tersebut merupakan rangkaian hari kedua yang digelar secara maraton di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rote Ndao.
400 Peserta Hadiri Musrenbangcam Pantai Baru
Musrenbangcam di Kecamatan Pantai Baru berlangsung di Gedung Gereja Imanuel Deaoen, Desa Ofalangga, sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari kepala desa dan lurah beserta staf, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, guru, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan disambut secara adat melalui tarian dari Pemuda Lenupetu dan Edalode, dilanjutkan dengan tuturan adat oleh Ketua BPD Desa Keoen, Arnoldus Eken.
Prosesi adat juga ditandai dengan penyematan ti’ilangga dan selempang oleh Camat Pantai Baru Micha Manubulu bersama Ketua TP PKK Pantai Baru serta Kapolsek Pantai Baru Ipda Roly Arlens Ndaong.
Sementara itu, Musrenbangcam Rote Tengah digelar di Aula Kantor Camat Rote Tengah sekitar pukul 15.30 WITA pada hari yang sama dan juga diawali dengan sambutan adat.
Pantai Baru Sepakati 24 Usulan Prioritas
Camat Pantai Baru Micha Manubulu dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 29 usulan kegiatan yang dibahas pada Pra-Musrenbangcam tanggal 27 Februari 2026, sebanyak 24 usulan disepakati menjadi prioritas pembangunan dengan total anggaran sekitar Rp1,73 miliar.
Program prioritas tersebut mencakup berbagai sektor, di antaranya:
1. Program Pengelolaan Perikanan
Pukat/gili net 2,5 Inch dan 3 Inch
- 15 pcs Rp16.800.000 Desa Lenupetu
- 10 pcs Rp11.200.000 Desa Sonimanu
Sarana Budidaya Rumput Laut 10 roll Rp2.5000.000 Desa Oenggae
2. Program Perizinan Usaha Pertanian
- Bibit ternak babi lanrace
- Desa Ofalangga 10 ekor Rp 20.000.000
- Kelurahan Olafuliha’a 15 Ekor Rp. 30.000.000
b. Bibit Ternak Sapi
- Desa Fatelilo 5 ekor Rp25.000.000
- Desa Oeledo 10 Ekor Rp50.000.000
3. Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian
- 1 unit Mesin Rontok Padi Rp. 14.000.000 Desa Oebau
- 2 Unit Alat Tanam Padi Rp. 4.000.000 Desa Oenggae
- 1 Unit Handtraktor G 1000 Rp. 42.000.000 Desa Keoen
- 1 Unit Handtractor G 600 Rp. 38.000.000 Desa Oeledo
- 1 Unit Dinamo Celup 2 PK Rp. 5.000.000 Desa Lenupetu
- 1 Unit Pompa air 2 Dim Rp. 7.500.000 Desa Edalode
- 1 Unit Handsprayer Rp. 1.000.000 Desa Obau
- 1 Unit Handsprayer Rp. 1.000.000 Desa Lekona
- 1 Unit Cultivator Rp. 18.000.000 Desa Tesabela
- 15 Roll kawat Duri Rp. 3.900.00 Desa Tesabela
- 61 Paket Bibit Semangka Rp. 5.180.000 Desa Lekona
- 100 Bungkus Bibit Sayur Rp. 11.500.000 Desa Batulilok
- 10 Paket Bibit Melon biasa Rp. 2.320.000 Desa Keoen
4. Program Pembangunan Pendidikan
Rehabilitasi Sedang/berat 6 Ruang Kelasa SD Tunganamo Rp672.000.000 Desa Tunganamo.
5. Pembangunan /Rehabilitasi jaringan irigasi
- 190 meter senilai Rp241.525.424 Kompleks Persawahan Manuanutuk Desa Edalode
- 150 meter, Rp190.677.966 di kompleks Persawahan Paohu Desa Nusakdale
- 250 meter Rp317.796.610 dikompleks Persawahan Lanmok Timur
Kel. Olafuliha’a
Rote Tengah Prioritaskan 15 Program Pembangunan
Sementara itu, Camat Rote Tengah Ferdinan Sinlaoe menjelaskan bahwa dari 16 usulan kegiatan yang dibahas dalam Pra-Musrenbangcam pada 26 Februari 2026, sebanyak 15 usulan disepakati dengan total anggaran sekitar Rp2,12 miliar.
Program prioritas tersebut meliputi:
1. Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian
Penyediaan Kawat Duri untuk desa Lidamanu dan Desa Maubesi masing-masing 15 roll dengan @ pagu Rp. 3.900.000
Hand Tractor G 600, untuk Kelurahan Onatali, Desa Limakoli dan Desa Siomeda masing-masing 1 unit dengan pagu Rp. 38.000.000 per unit.
Mesin Pompa Air 2 dim ; 3 unit senilai Rp. 22.500.000 untuk desa Lidabesi
Handspayer untuk Desa Ngodimeda dan Limakoli masing-masing 15 unit @ pagu Rp. 15.000.000
bibit sayuran untuk Desa Nggodimeda dan Siomeda Masing-masing 100 shaset @ pagu Rp. 11.500.000
2. Pembangunan Pemenuhan Upaya Kesehatan perorangan dan masyarakat
Pembangunan 1 unit Puskesmas Pembantu di Desa Suebela dengan pagu Rp. 404.000.000
3. Program Pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan Air Minum;
Perluasan Sapras Air Minum; Jaringan Perpipaan 40 SR di 4 Desa/Kelurahan:
di Dusun Ho II (Bebidale) Desa Suebela.
di Lingkungan Feopopi dan Lingkungan Namodale (Fopo) Kelurahan Onatali.
di Dusun Moklain Desa Lidamanu
di Dusun Baudale Desa Maubesi
Masing-masing dengan pagu Rp380.000.000
Aspirasi Masyarakat Mengemuka
Selain penetapan program prioritas, Musrenbangcam juga membuka ruang dialog dengan masyarakat yang dipandu oleh Sekda Jonas M. Selly.
Sejumlah tokoh agama, tokoh adat (maneleo), tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya:
- Pengurusan sertifikat tanah gereja dan program PRONA
- Perbaikan jalan, jembatan, dan gedung infrastruktur
- Pagar lokasi pertanian
- Pelestarian budaya dan pembentukan sanggar seni
Permasalahan ternak yang dilepas bebas hingga memicu kecelakaan lalu lintas dan merusak tanaman warga.
Bupati Tekankan Kolaborasi “Tiga Batu Tungku”
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Paulus Henukh menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak demi percepatan pembangunan.
Ia menekankan bahwa pembangunan Rote Ndao harus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan tokoh masyarakat/adat dalam konsep yang disebutnya sebagai “Triangle Pembangunan” atau Tiga Batu Tungku.
“Kita tidak membangun tembok pemisah. Yang kita bangun adalah kolaborasi,” tegas Paulus Henuk.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan saran konstruktif dari masyarakat, bahkan dirinya secara langsung memantau berbagai masukan yang disampaikan melalui media sosial.
Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.
Wabup Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah
Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama satu tahun kepemimpinan mereka.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Rote Ndao.
“Kita pastikan pembangunan Rote Ndao berjalan baik. Sepanjang kita bergandengan tangan dari kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan, dengan semangat yang sama, Rote Ndao akan terus maju,” ujar Apremoi Dethan. (rnc12)
