Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menekankan bahwa pembangunan Rote Ndao harus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan tokoh masyarakat/adat dalam konsep yang disebutnya sebagai “Triangle Pembangunan” atau Tiga Batu Tungku.
“Kita tidak membangun tembok pemisah. Yang kita bangun adalah kolaborasi,” tegas Paulus Henuk.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan saran konstruktif dari masyarakat, bahkan dirinya secara langsung memantau berbagai masukan yang disampaikan melalui media sosial.
Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.
Wabup Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah
Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama satu tahun kepemimpinan mereka.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Rote Ndao.
“Kita pastikan pembangunan Rote Ndao berjalan baik. Sepanjang kita bergandengan tangan dari kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan, dengan semangat yang sama, Rote Ndao akan terus maju,” ujar Apremoi Dethan. (rnc12)
