Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ruteng, RakyatNTT.ID – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai, saat Pemerintah Kabupaten Manggarai menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Manggarai, khususnya di Kecamatan Langke Rembong.
Acara yang dimulai sekitar pukul 17.30 WITA tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pemerintah daerah.
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan wujud nyata kebersamaan masyarakat Manggarai di tengah keberagaman.
“Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan dan toleransi yang telah terbangun di Manggarai harus terus kita jaga sebagai kekuatan dalam membangun daerah,” ujar Hery Nabit.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam bulan suci Ramadan seperti kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai perlu terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama merupakan kekayaan sosial yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Toleransi antarumat beragama di Kabupaten Manggarai adalah kekayaan sekaligus fondasi utama pembangunan daerah yang harus terus kita rawat bersama,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan doa agar seluruh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa diberikan kelancaran dan keberkahan hingga akhir Ramadan.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana menjadi lebih khidmat.
Menjelang waktu berbuka, Ketua Pengadilan Agama Ruteng Mahmud Hadi Riyanto, S.H.I., M.H., menyampaikan tausiah mengenai makna dan esensi ibadah puasa.
Menurutnya, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih pengendalian diri, kedisiplinan, serta memperkuat empati sosial.
“Puasa sejatinya mengajarkan kita tentang pengendalian diri, kedisiplinan, dan empati sosial. Esensi Ramadan adalah bagaimana kita membersihkan hati dan pikiran sehingga semangat melayani masyarakat dapat terus ditingkatkan dengan penuh keikhlasan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri serta memperkuat sinergi dan kepedulian sosial.
Suasana kebersamaan mencapai puncaknya saat azan Magrib berkumandang. Para tamu undangan kemudian bersama-sama membuka puasa dengan menikmati takjil yang telah disiapkan, sebelum melaksanakan shalat Magrib berjemaah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta merawat toleransi antarumat beragama sebagai modal penting dalam membangun Manggarai yang harmonis dan maju. (rnc28)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

