Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat langkah menuju internasionalisasi kampus melalui pengembangan kerja sama pendidikan dengan Tiongkok.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dengan delegasi pengajar Pusat Studi Bahasa Mandarin (PSBM) dan pimpinan Jiangxi Normal University (JXSTNU), Kamis (19/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Rektor itu dihadiri langsung oleh dua pengajar asal JXSTNU, Shu Tingting dan Yang Lijiang. Sementara Sekretaris Partai JXSTNU, Pei Hongwei, mengikuti pertemuan secara daring melalui sambungan video.

Iklan

Penguatan Bahasa dan Pertukaran Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Shu Tingting dan Yang Lijiang melaporkan perkembangan program pembelajaran bahasa Mandarin di lingkungan Undana. Program ini tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa, tetapi juga memperkenalkan budaya Tiongkok kepada mahasiswa.

Sejumlah kegiatan budaya telah digelar, di antaranya perayaan Festival Musim Semi (Chinese Spring Festival) serta seni gunting kertas (paper cutting), yang mendapat antusiasme mahasiswa.

“Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik mendalami bahasa Mandarin secara serius untuk meningkatkan daya saing mereka,” ujar Yang Lijiang.

Nilai Strategis Bahasa Mandarin

Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, memberikan apresiasi atas dedikasi para pengajar dari JXSTNU. Ia menilai penguasaan bahasa Mandarin memiliki nilai strategis, mengingat Tiongkok merupakan salah satu mitra utama Indonesia dalam berbagai sektor global.