Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menegaskan kiprahnya di tingkat internasional dengan menghadirkan inovasi teknologi untuk melindungi mata pencaharian puluhan ribu petani rumput laut di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui riset kolaboratif bertajuk “Creation of an Interactive Online Seaweed Production Map to Support Policy-Making for the Indonesian Seaweed Industry”, Undana mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi satelit guna memitigasi dampak perubahan iklim di wilayah pesisir.
Proyek strategis ini didanai hibah KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia) dan melibatkan konsorsium internasional yang dipimpin University of Queensland (UQ) Australia. Selain Undana, proyek ini juga menggandeng UGM, UNHAS, POLIKANT, serta mitra industri Jasuda.
Peta Digital Cerdas Hadapi Cuaca Ekstrem
Perubahan iklim yang memicu fluktuasi suhu laut dan curah hujan ekstrem kerap menyebabkan gagal panen massal rumput laut di NTT. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim peneliti mengembangkan peta daring interaktif berbasis model AI terbaru, Segment Anything Model (SAM).
Teknologi ini mampu mengidentifikasi wilayah tanam potensial dengan tingkat akurasi tinggi melalui analisis citra satelit dan data lingkungan. Dengan pendekatan ini, petani dapat memperoleh panduan lokasi budidaya yang lebih aman dan adaptif terhadap dinamika iklim.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

