Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc, menyambut baik tawaran kerja sama Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk memperkuat kolaborasi riset di bidang UMKM, reformasi birokrasi, dan penanganan sampah.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, bersama jajaran pimpinan kampus di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Kamis (19/2/2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor I Undana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si, Wakil Rektor II Prof. Dr. Paul Gabriel Tamelan, M.Si, Wakil Rektor III Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc, Kepala LP3M Dr. Ir. Jacob Matheos Ratu, M.Kes, serta Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Undana Jefry Adoe.
Mendampingi Wakil Wali Kota, hadir Staf Ahli Wali Kota Bidang SDM dan Kemasyarakatan Pauto W. Neno, SH dan Plt. Kabag Kerja Sama Djoni Bire, SH.
Fokus Tahun Pertama: UMKM, Reformasi Birokrasi dan Sampah
Dalam pertemuan tersebut, Serena menegaskan tiga fokus utama Pemerintah Kota Kupang pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wali Kota, yakni penguatan ekonomi berbasis UMKM, reformasi birokrasi, serta penanganan sampah.
“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi riset dan pengabdian dari Undana. Tahun 2026 Kota Kupang mengarah pada capaian pembangunan yang lebih terukur. Kami butuh kebijakan berbasis data dan kajian ilmiah,” ujar Serena.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM aparatur sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan percepatan studi S2 yang ditawarkan Undana dinilai relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN.
“Reformasi birokrasi membutuhkan prinsip right man on the right place. ASN harus meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi,” tegasnya.
Selain itu, Serena mengapresiasi penguatan kompetensi digital marketing dan konten kreator bagi mahasiswa yang dinilai dapat membantu UMKM naik kelas di era digital.
Undana Siapkan Pendampingan Rp1 Miliar
Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menyatakan komitmen kuat kampus untuk mendukung pembangunan Kota Kupang hingga 2029.
“Atas nama sivitas akademika, kami siap mendukung penuh melalui riset, pengabdian, dan sumber daya manusia yang kami miliki,” ujarnya.
Undana yang memiliki 9 fakultas, sekitar 70 program studi, 35 ribu mahasiswa, serta lebih dari 2.000 dosen dan tenaga kependidikan disebut sebagai kekuatan besar yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah.
Rektor juga mengumumkan komitmen pendampingan senilai Rp1 miliar pada tahun 2026 dalam bentuk penelitian dan pengabdian masyarakat yang difokuskan pada isu strategis Kota Kupang.
“Fokusnya bisa pada pengelolaan sampah, penguatan ekonomi masyarakat, maupun reformasi birokrasi. Filosofi ‘kampus berdampak’ harus terasa sejak tahap perencanaan,” jelasnya.
Inovasi Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Berbasis Masyarakat
Dalam bidang penanganan sampah, Undana siap mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah, termasuk inovasi daur ulang non-organik menjadi bahan bakar, paving block, hingga produk furnitur yang telah diterapkan di lingkungan kampus.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi lintas sektor demi percepatan pembangunan Kota Kupang yang berbasis data, inovasi, dan kolaborasi nyata.
“Kapan pun Pemerintah Kota membutuhkan kami, pintu Undana terbuka. Ini rumah kita bersama,” tutup Rektor.
Kolaborasi Pemkot Kupang dan Undana ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pembangunan daerah semakin terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

