Ende, RakyatNTT.ID Menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-41, para wartawan yang tergabung dalam Wartawan Ende Bersatu (WEB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dengan menggelar aksi penanaman pohon di sejumlah titik strategis di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (7/2/2026).

Aksi penghijauan ini dipusatkan di beberapa lokasi sumber mata air vital, di antaranya Mata Air Aekipa dan Mata Air Aepana, yang selama ini menjadi penopang utama kebutuhan air bersih masyarakat perkotaan Ende. Selain itu, penanaman pohon juga dilakukan di sepanjang tepi jalan nasional Desa Wolotolo, Kecamatan Detusoko.

Pers Hadir sebagai Bagian dari Solusi Lingkungan

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Aksi tanam pohon tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Ende, Yosep Benediktus Badeoda, yang turut hadir dan ikut menanam pohon bersama para wartawan, masyarakat setempat, Direktur Utama PDAM Ende beserta jajaran, serta PPK 4.2 Satker Wilayah 4 BPJN NTT, Sanif, ST, MT.

Bupati Ende: Pers jadi Motor Perubahan Sosial

Bupati Ende Yosep Benediktus Badeoda menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon di kawasan sumber mata air merupakan langkah konkret dan strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi serta keberlanjutan sumber daya alam.

Menurutnya, peran pers sangat penting, tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Ini contoh baik. Pers tidak hanya mengingatkan lewat tulisan, tetapi hadir langsung dan memberi teladan kepada masyarakat,” ujar Bupati Badeoda.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan penghijauan di kawasan sumber air dan sepanjang jalan nasional penting untuk mencegah erosi, longsor, serta menjaga ketersediaan air bersih di masa depan.

“Pers tidak hanya menyuarakan informasi, tetapi juga menjadi motor perubahan sosial. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga ekosistem dan keberlanjutan sumber air di Kabupaten Ende,” tambahnya.

Komitmen Jangka Panjang Insan Pers Ende

Ketua Panitia Kegiatan, Tomi Nulangi, mengatakan bahwa aksi tanam pohon ini merupakan bentuk komitmen nyata wartawan di Kabupaten Ende dalam menjaga lingkungan hidup.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni menyambut Hari Pers Nasional, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang insan pers untuk hadir bersama masyarakat menjaga alam secara berkelanjutan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pers juga punya tanggung jawab sosial dan ekologis. Ini bukan kegiatan sesaat, tetapi komitmen jangka panjang,” kata Tomi.

Sinergi Wartawan, Pemerintah, dan Masyarakat

Sementara itu, PPK 4.2 Satker Wilayah 4 BPJN NTT, Sanif, ST, MT, menilai pelestarian lingkungan di sepanjang jalan nasional memiliki peran penting dalam mencegah erosi serta menjaga keindahan dan ketahanan infrastruktur negara.

Ia menilai kolaborasi antara wartawan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan contoh nyata sinergi pembangunan berkelanjutan.

Ketua Perkumpulan Wartawan Ende Bersatu (WEB), Agustinus Rae, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap isu lingkungan sekaligus kontribusi nyata dalam menyambut HPN ke-41 di Kabupaten Ende.

“Kami ingin HPN tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan alam Ende,” ungkapnya.

Antusiasme Warga Warnai Aksi Tanam Pohon

Aksi tanam pohon ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Warga tampak proaktif membantu proses penanaman, menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam di wilayah mereka.

Melalui momentum Hari Pers Nasional, Wartawan Ende Bersatu berharap semangat menjaga integritas, profesionalisme, serta kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dan mengakar dalam praktik jurnalistik yang berpihak pada kepentingan publik dan keberlanjutan alam. (rnc16)