Ia menegaskan, tanpa pengelolaan terpadu dan berbasis data ilmiah, persoalan tersebut berpotensi berkembang menjadi konflik kewilayahan di masa depan.

Soroti Ketahanan Pangan Masyarakat Perbatasan

Selain isu lingkungan dan kedaulatan wilayah, riset TDA ini juga menyoroti ketergantungan masyarakat NTT di wilayah DAS perbatasan terhadap sumber air lintas negara untuk mendukung ketahanan pangan. Kondisi geografis yang ekstrem dan keterbatasan infrastruktur membuat wilayah perbatasan membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Tim peneliti yang selama belasan tahun menggarap riset ini secara mandiri saat ini tengah mempersiapkan kunjungan lanjutan ke Timor Leste guna melakukan sinkronisasi data akhir sebagai dasar rekomendasi kebijakan bersama.

Iklan

Undana Dukung Pembentukan Konsorsium Tiga Negara

Menanggapi laporan tersebut, Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., didampingi Kepala LP2M Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D. dan Prof. Ir. Herianus D. Lalel, M.Si., Ph.D., menegaskan komitmen universitas untuk mendukung penuh riset kolaboratif tersebut.

“Undana sangat mendukung penelitian bersama ini. Keterlibatan langsung peneliti kita memastikan pendekatan yang digunakan benar-benar sesuai dengan ritme dan kebutuhan lokal di NTT,” ujar Prof. Jefri.