Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini semakin memprihatinkan. Jalur utama yang membentang dari samping Markas Angkatan Laut (Lantamal) hingga menuju Kantor Camat dan Polsek Alak dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Kerusakan jalan yang telah menjadi keluhan tahunan masyarakat ini dinilai menghambat mobilisasi warga serta melumpuhkan kelancaran transportasi di wilayah barat Kota Kupang tersebut. Lubang-lubang besar yang kerap tergenang air saat hujan membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.
Persoalan jalan rusak di Alak menjadi sorotan dalam kegiatan reses yang digelar legislator Partai Perindo dari Daerah Pemilihan (Dapil) Alak, Otniel Benyamin Selan, pekan lalu. Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Kupang, Benny-sapaan Ketua DPD Partai Perindo Kota Kupang ini- mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lagi mengabaikan penderitaan warga.
Menurutnya, jalur tersebut bukan sekadar akses lingkungan, melainkan urat nadi utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun mengurus administrasi pemerintahan.
“Sangat ironis jika jalan itu dibiarkan dari tahun ke tahun tanpa ada perhatian dari pemerintah. Padahal daerah itu adalah zona industri, namun kondisi infrastrukturnya dibiarkan begitu saja,” tegas Benny Selan kepada media di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (18/2/2026).
Akses Pelayanan Publik Terancam
Benny menyoroti bahwa di sepanjang jalur rusak tersebut terdapat sejumlah pusat pelayanan publik penting, seperti Kantor Camat, Kantor Lurah, hingga Polsek Alak. Namun ironisnya, warga harus mempertaruhkan keselamatan demi mencapai fasilitas negara tersebut.
“Kasihan masyarakat, untuk mencapai tempat pelayanan publik saja mereka harus penuh kehati-hatian karena jalanan dipenuhi lubang dan genangan air seperti kubangan,” ujarnya.
Ia mendesak agar perbaikan Jalan Rusak Alak Kota Kupang dapat direalisasikan dalam tahun anggaran berjalan demi menjamin keselamatan arus lalu lintas dan kenyamanan warga.
Lampu Jalan Minim dan Proyek SPAM Bermasalah
Selain infrastruktur jalan utama, warga Alak juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan. Kondisi ini dinilai rawan kecelakaan maupun tindak kriminal saat malam hari.
Tak hanya itu, sejumlah jalan pemukiman mengalami kerusakan akibat proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Meski telah diusulkan untuk diperbaiki, hingga kini perbaikannya belum terealisasi.
Krisis Air Bersih Masih jadi Masalah Klasik
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga menyuarakan persoalan ketersediaan air bersih yang belum tertangani maksimal. Krisis air bersih di Alak disebut masih menjadi persoalan klasik yang terus berulang setiap tahun.
Warga berharap Pemerintah Kota Kupang segera mengambil langkah konkret, tidak hanya memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga membenahi penerangan dan distribusi air bersih demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Alak. (rnc)
