Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Anthony Fridz Johanis Seme (AFJS) alias Iteng, ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Namodale, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Sabtu (7/2/2026) pagi sekitar pukul 07.15 Wita.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing ikan bersama dua rekannya pada Jumat malam (6/2/2026). Jenazah Antoni ditemukan tersangkut di bebatuan area pesisir pantai oleh salah seorang warga, Jekson Killa, yang ikut terlibat dalam proses pencarian.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh personel Polsek Rote Tengah bersama keluarga dan warga setempat ke tepi pantai. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a untuk dibersihkan dan dilakukan visum.
Saat ini, almarhum telah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Diketahui, Anthony merupakan warga Kelurahan Metina dan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia tengah menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula ketika korban bersama dua temannya, Ferianto Faot (FF) dan Donal E. P. Lani (DEPL), berangkat memancing ikan di Pantai Namodale pada Jumat (6/2/2026) malam.
Sekitar pukul 19.00 WITA, korban berboncengan dengan FF menuju lokasi, sementara DEPL berangkat secara terpisah. Mereka tiba di Pantai Namodale sekitar pukul 19.45 WITA. Karena kondisi air laut masih surut, ketiganya sempat mempersiapkan peralatan memancing di tepi pantai.
Sekitar pukul 20.00 WITA, FF lebih dahulu masuk ke laut menuju area Batu Hun dengan ketinggian air setinggi lutut. Sementara itu, korban dan DEPL masih mencari gurita di sekitar pantai. Setelah air laut mencapai setinggi paha orang dewasa, korban dan DEPL mulai memancing dengan jarak sekitar 10 meter satu sama lain.
Sekitar pukul 23.00 WITA, air laut mulai pasang hingga setinggi pinggang. DEPL kemudian menyarankan korban untuk lebih dahulu kembali ke tepi pantai mengingat korban tidak bisa berenang. Korban pun berjalan ke arah pantai.
Namun, beberapa saat kemudian, DEPL melihat lampu senter kepala korban sudah padam dan mengira korban telah tiba di tepi pantai. Sekitar pukul 23.30 WITA, DEPL dan FF kembali ke pantai, namun tidak menemukan korban.
Keduanya lalu melakukan pencarian dibantu keluarga dan warga setempat hingga akhirnya korban ditemukan keesokan paginya dalam kondisi meninggal dunia.
Polisi Imbau Warga Waspada
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., MKP. mengatakan bahwa peristiwa orang meninggal dunia saat mencari ikan di laut ini merupakan kejadian kedua sepanjang tahun 2026 di wilayah hukum Polres Rote Ndao.
Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Kecamatan Loaholu, wilayah hukum Polsek Rote Barat Laut, pada 31 Januari 2026.
“Ini menjadi peringatan bagi kita semua. Jika beraktivitas di laut, pastikan selalu menjaga kewaspadaan dan saling mengingatkan demi keselamatan bersama,” ujar AKBP Mardiono.
Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami jajaran Polres Rote Ndao turut berempati kepada keluarga korban dan berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (rnc12)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

