Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sekitar pukul 19.00 WITA, korban berboncengan dengan FF menuju lokasi, sementara DEPL berangkat secara terpisah. Mereka tiba di Pantai Namodale sekitar pukul 19.45 WITA. Karena kondisi air laut masih surut, ketiganya sempat mempersiapkan peralatan memancing di tepi pantai.
Sekitar pukul 20.00 WITA, FF lebih dahulu masuk ke laut menuju area Batu Hun dengan ketinggian air setinggi lutut. Sementara itu, korban dan DEPL masih mencari gurita di sekitar pantai. Setelah air laut mencapai setinggi paha orang dewasa, korban dan DEPL mulai memancing dengan jarak sekitar 10 meter satu sama lain.
Sekitar pukul 23.00 WITA, air laut mulai pasang hingga setinggi pinggang. DEPL kemudian menyarankan korban untuk lebih dahulu kembali ke tepi pantai mengingat korban tidak bisa berenang. Korban pun berjalan ke arah pantai.
Namun, beberapa saat kemudian, DEPL melihat lampu senter kepala korban sudah padam dan mengira korban telah tiba di tepi pantai. Sekitar pukul 23.30 WITA, DEPL dan FF kembali ke pantai, namun tidak menemukan korban.
Keduanya lalu melakukan pencarian dibantu keluarga dan warga setempat hingga akhirnya korban ditemukan keesokan paginya dalam kondisi meninggal dunia.
Polisi Imbau Warga Waspada




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

