Ia menilai masih banyak aspirasi masyarakat, terutama kalangan muda dan perempuan, yang belum terserap secara maksimal.

“Bagi kami, ini juga tantangan. Terlebih, selama Pemilu, Perindo belum dapat kursi di DPRD Jatim. Target kita membentuk satu fraksi di DPRD Jatim pada Pemilu mendatang. Kami mohon doa dan dukungannya supaya bisa mengemban amanah ini dengan baik,” pungkas Bagus yang juga anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.

Dengan langkah konsolidasi dan penguatan struktur sejak dini, Perindo optimistis Jawa Timur dapat menjadi lumbung suara strategis dalam Pemilu 2029. (*/rnc)