Pantauan media di lapangan pada Selasa pagi, 24 Februari 2026, menemukan sedikitnya belasan titik kerusakan yang belum diperbaiki. Titik-titik kerusakan tersebut mulai terlihat dari awal pengerjaan, tepat di depan pertigaan Kantor Polsek Raimanuk, hingga cabang Kantor Desa Mandeu.

Bagian dari Program Inpres Jalan Daerah

Proyek Jalan Halilulik-Teun merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nomor kontrak HK.02.01-Bb11.7.2/911. Proyek ini berada di bawah pengawasan PT Gunung Giri Engineering Consultant (KSO).

Sebagai proyek strategis yang dibiayai APBN, kualitas pekerjaan seharusnya menjadi perhatian utama. Namun kondisi di lapangan justru menimbulkan kekhawatiran akan daya tahan jalan dalam jangka panjang.

Iklan

Warga Minta Kementerian PUPR Turun Tangan

Warga setempat mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami minta pemerintah pusat supaya perhatian serius, karena sejak awal pekerjaan ini kualitasnya sudah bermasalah,” ujar MB, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, belum berhasil dikonfirmasi. Pihak PT Timor Indah Mandiri selaku kontraktor pelaksana juga belum memberikan keterangan resmi.