Menurutnya, jika proyek strategis nasional tersebut dapat dioptimalkan, maka akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor lainnya di Amfoang.

“Kita bersyukur Observatorium ini ada, tidak di semua negara, dan ini ada di Amfoang. Tetapi tentu ada konsekuensi. Wilayah di radius tertentu tidak boleh ada bias cahaya, sehingga harus ada penataan wilayah. Ini perlu dialog bersama masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, pembangunan di Amfoang ke depan harus memperhatikan kondisi alam serta mendukung operasional observatorium agar kawasan tersebut menjadi wilayah unik dan strategis di NTT.

Gerindra Butuh Dukungan Masyarakat

Jan berharap masyarakat Amfoang terbuka terhadap pembangunan dan bersatu dalam mendukung program pemerintah. Menurutnya, tanpa kesepakatan bersama, proses pembangunan akan sulit berjalan optimal.

“Intinya orang Amfoang harus terbuka dengan pembangunan supaya kebutuhan lain bisa terjawab. Jangan sampai kita mau pembangunan tetapi tidak sepakat, itu juga akan menjadi kendala,” pungkasnya.

Dengan komitmen tersebut, Fraksi Gerindra di DPRD NTT memastikan Gerindra prioritaskan pembangunan Amfoang sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Kabupaten Kupang. (rnc04)