Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi sebagai tulang punggung konektivitas daerah kepulauan.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Irjen Pol Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Daha, Lantai 3, Gedung Karsa tersebut membahas berbagai agenda penting terkait peningkatan konektivitas wilayah, keselamatan transportasi, serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Rote Ndao sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan.
Perbaikan Dermaga Ndao jadi Usulan Prioritas
Dalam pertemuan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao menyampaikan sejumlah usulan strategis yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Salah satu poin utama adalah perbaikan dan peningkatan Dermaga Ndao, yang selama ini menjadi akses vital masyarakat Pulau Ndao menuju Pulau Rote dan Kota Kupang.
Peningkatan kualitas dermaga dinilai mendesak untuk menjamin keselamatan pelayaran, kelancaran mobilitas warga, serta distribusi barang dan kebutuhan pokok.
Dorong Perpanjangan Runway Bandara D.C. Saudale
Selain transportasi laut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengusulkan perpanjangan runway Bandar Udara D.C. Saudale Rote Ndao. Usulan ini bertujuan meningkatkan standar keselamatan dan operasional penerbangan, sekaligus membuka peluang penerbangan langsung rute Bali–Rote.
“Pengembangan bandara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Menurutnya, konektivitas udara yang lebih baik akan mempercepat arus wisatawan dan memperluas akses Rote Ndao ke pusat-pusat ekonomi nasional.
Tambatan Perahu, Bus Perhubungan, dan PJU
Tak hanya itu, Pemkab Rote Ndao juga mengusulkan pembangunan tambatan perahu di pulau-pulau kecil untuk menunjang mobilitas masyarakat pesisir dan pulau terluar. Infrastruktur ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan nelayan dan akses transportasi antarwilayah.
Penyediaan bus perhubungan serta penerangan jalan umum (PJU) turut diusulkan guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat, terutama di kawasan yang masih minim sarana transportasi darat.
Harapan Sinergi Pusat dan Daerah
Bupati Paulus Henuk berharap adanya dukungan dan sinergi dari Kementerian Perhubungan agar seluruh usulan tersebut dapat ditindaklanjuti secara bertahap, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dengan penguatan sistem transportasi laut, darat, dan udara, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis dapat mewujudkan sistem transportasi yang aman, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah kepulauan paling selatan Indonesia. (rnc12)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

