“Kami berkomitmen di tahun 2027 SDM pendidikan di Nagekeo harus lebih baik. Gedung yang sudah dibangun dengan dana besar ini harus dirawat agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo, Tarsisius Jogo, melaporkan bahwa pada 2025 daerahnya memperoleh dana revitalisasi sebesar Rp7,122 miliar untuk delapan Sekolah Dasar. Khusus SDK Penginanga, anggaran Rp995.815.891 digunakan untuk rehabilitasi enam ruang kelas, pembangunan satu ruang UKS, dan satu paket toilet sanitasi.

“Kami optimis tahun 2026 akan ada dukungan lanjutan dari pusat. Namun, kami memohon dukungan Yayasan (Yepersukna) terkait sertifikasi tanah sekolah sebagai syarat mutlak usulan revitalisasi berikutnya,” jelasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Nagekeo, Kepala Dinas P&K, Camat Aesesa, Kepala Sekolah SDK Penginanga, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh wali murid.

Dengan hadirnya gedung baru ini, diharapkan kualitas layanan pendidikan di SDK Penginanga semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi unggul bagi masa depan Nagekeo. (*/rnc)