Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Nagekeo berhasil memperoleh bantuan revitalisasi untuk 19 sekolah, terdiri dari 8 SD, 9 SMP, dan 2 TK. Capaian ini menjadi modal penting untuk kembali memperjuangkan anggaran serupa pada tahun 2026.
Bupati mengapresiasi sistem pengerjaan swakelola yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan masyarakat sebagai wujud semangat gotong royong.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memastikan pembangunan ini selesai tepat waktu dan tepat mutu,” tambahnya.
Tegaskan Sekolah Bebas Perundungan
Selain peningkatan fasilitas fisik, Bupati Simplisius menekankan pentingnya perubahan budaya sekolah, khususnya dalam menghapus praktik perundungan (bullying).
“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang penuh kasih. Saya meminta guru dan orang tua memastikan SDK Penginanga menjadi ruang aman yang bebas dari perundungan,” tegasnya.
Ia berharap dengan gedung yang lebih representatif, guru semakin bersemangat mendidik dan siswa termotivasi meraih prestasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama sesuai Visi RPJMD 2025–2029, yakni “Nagekeo Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Berlandaskan Iman dan Budaya.”
DPRD dan Dinas Pendidikan Dukung Penuh
Ketua Komisi III DPRD Nagekeo, Odorikus Goa Owa, menyatakan dukungan penuh terhadap program revitalisasi sekolah. Ia menyebut Inpres No. 7 Tahun 2025 mempertegas komitmen pemerintah dalam menjamin pendidikan yang layak.
