Menurutnya, sebagai daerah kepulauan terluar, Rote Ndao memiliki ketergantungan tinggi terhadap kelancaran distribusi BBM. Tanpa fasilitas penyimpanan yang memadai, pasokan energi sangat rentan terganggu.

“Fasilitas penyimpanan BBM adalah kebutuhan mendesak untuk menopang transportasi, aktivitas ekonomi masyarakat, dan proyek-proyek pembangunan di Rote Ndao,” tegas Paulus Henuk.

Infrastruktur Energi jadi Kunci Kemajuan Rote Ndao

Selama ini, keterbatasan infrastruktur energi berdampak langsung pada tingginya biaya logistik serta fluktuasi pasokan BBM di wilayah tersebut. Karena itu, keberadaan fasilitas penyimpanan BBM dinilai menjadi kunci penguatan ketahanan energi daerah sekaligus fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Iklan

Bupati Paulus berharap, rencana pembangunan ini dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Rote Ndao, baik dari sisi stabilitas harga, kelancaran distribusi, maupun percepatan pembangunan daerah.

Dukungan Kuat dari Kementerian dan Lembaga Terkait

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak yang hadir menyambut positif usulan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Mereka menyatakan komitmen untuk melakukan kajian teknis serta koordinasi lanjutan, guna memastikan pembangunan fasilitas penyimpanan BBM dapat dilaksanakan secara tepat, aman, dan berkelanjutan.