Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus bertransformasi dalam memperkuat sistem pendidikan guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang digelar pada Rabu (28/1/2026) di Aula Rektorat Undana.

Bekerja sama dengan Sevima sebagai mitra teknologi, kegiatan ini bertujuan menyelaraskan model pembelajaran dengan kebutuhan riil dunia kerja sekaligus memenuhi standar akreditasi nasional dan internasional.

Iklan

Penerapan kurikulum OBE memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memiliki capaian pembelajaran terukur dan kompetensi yang relevan dengan tuntutan industri.

Adaptasi Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan

Hadir sebagai narasumber utama, Bagus Jati Santoso, Ph.D., Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI) ITS sekaligus tim pengembang kurikulum Belmawa, menekankan pentingnya adaptasi perguruan tinggi di era digital dan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, universitas perlu melakukan relaksasi kurikulum agar tetap responsif terhadap perubahan zaman.

“Pemanfaatan teknologi digital adalah faktor kunci agar universitas mampu mencetak lulusan yang kompetitif hingga sepuluh tahun ke depan. Kurikulum OBE terintegrasi secara digital menggeser orientasi pendidikan dari sekadar nilai akademik menuju pencapaian kompetensi nyata,” ujar Bagus.

Transformasi Digital melalui Platform Sevima

Dalam bimtek tersebut, para peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas Undana serta perwakilan universitas mitra, seperti Universitas Timor (Unimor) dan Universitas Flores (Uniflor), mengikuti simulasi langsung penggunaan platform Sevima.